Chat with us, powered by LiveChat

Rabu, 07 Juni 2023

4 Rekomendasi Kuliner Khas Ponorogo, dari Sate hingga Janggelan Cao

 


Kabupaten Ponorogo bukan hanya dikenal dengan seni tari Reognya, tetapi juga dengan beragam kuliner khas yang menggugah selera.

Berwisata ke Ponorogo dari luar daerah, tentu saja Anda harus mencoba beberapa hidangan khas yang dimiliki oleh Kabupaten ini.

Apa saja kuliner khas Ponorogo yang wajib Anda coba saat berkunjung dan berlibur di sana?

Berikut adalah empat hidangan khas Ponorogo yang tidak boleh Anda lewatkan, seperti dilansir oleh AyoIndonesia dari disbudparpora.ponorogo.go.id.


1. Sate Ayam Ponorogo

Anda tidak boleh melewatkan kesempatan untuk mencicipi sate ayam yang khas ketika mengunjungi Ponorogo.

Berbeda dengan sate ayam pada umumnya, sate ayam di Ponorogo disajikan dengan cara yang unik.

Daging ayam tidak dipotong dadu seperti biasanya, melainkan dipotong pipih dan lebar, sehingga menghasilkan daging sate yang lebih empuk dan bebas dari lemak.

Selain itu, bumbu sate ayam Ponorogo menggunakan saus atau sambal kacang yang kental dengan tambahan kecap yang sangat khas.

Jadi, jangan ragu untuk merasakan sensasi kenikmatan dari sate ayam Ponorogo yang satu ini.


2. Dawet Jabung

Dawet Jabung merupakan minuman khas yang berasal dari Desa Jabung, Kecamatan Mlarak, dengan bahan-bahan alami yang digunakan.

Anda dapat menemukan banyak penjual dawet di Desa Jabung, Kecamatan Mlarak, Jawa Timur, dan sekitarnya.

Dawet Jabung memiliki cendol yang terbuat dari tepung aren dan dilengkapi dengan tape ketan.

Proses pembuatannya melibatkan campuran santan, gula aren asli, dan dua sendok teh air garam.

Karena itu, Dawet Jabung memiliki rasa yang segar, manis, gurih, dan sangat nikmat.





3. Pecel Ponorogo

Selain sate ayam, nasi pecel Ponorogo juga merupakan hidangan khas yang harus Anda coba.

Nasi pecel Ponorogo terkenal karena sambalnya yang memiliki tingkat kepedasan yang sedang.

Tekstur sambal pecel Ponorogo lebih kental dibandingkan dengan sambal pecel di daerah lain.

Sambal pecel di Ponorogo menggunakan bahan utama seperti kacang tanah, garam, daun jeruk, dan sedikit gula merah.

Keistimewaan dari pecel Ponorogo adalah lauknya yang terdiri dari tempe berukuran besar dan tipis.


4. Janggelan Cao

Salah satu kuliner khas yang tidak boleh Anda lewatkan saat berkunjung ke Ponorogo adalah Janggelan Cao.

Minuman segar ini memiliki cita rasa yang khas dan menjadi favorit di Ponorogo.

Janggelan Cao sangat mudah ditemukan di berbagai tempat di Ponorogo. Minuman ini memiliki warna hitam dan disajikan dalam potongan dadu di dalam gelas.

Untuk menambah kenikmatannya, Janggelan Cao biasanya disajikan dengan gula merah dan kolang-kaling.

Minuman ini paling nikmat dinikmati saat cuaca sedang panas di siang hari.

Dalam hal minuman khas, selain Dawet Jabung, Es Janggelan Cao juga menjadi primadona di Ponorogo.

Salah satu tempat yang terkenal dengan Es Janggelan Cao adalah Ngrayun.

Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba Janggelan Cao saat Anda berkunjung ke Ponorogo. Anda akan merasakan kelezatan minuman yang satu ini.


Dengan menikmati kelezatan kuliner khas Ponorogo seperti Sate Ayam Ponorogo, Dawet Jabung, Pecel Ponorogo, dan Janggelan Cao, Anda akan merasakan pengalaman kuliner yang menggugah selera di Kabupaten Ponorogo. Jadi, pastikan Anda mencoba semua hidangan khas ini saat berkunjung ke Ponorogo. (*)

Sejarah Roti Buaya, Makanan Khas Betawi yang Jadi Lambang Kesetiaan

 


Roti buaya merupakan salah satu makanan khas Betawi yang sangat ikonik sebagai lambang kesetiaan. Berikut sejarah awal mula roti buaya.

Banyak orang yang mengaitkan istilah buaya darat dengan pria yang tidak cukup dengan satu wanita. Padahal kenyataannya buaya adalah hewan yang setia pada pasanganya. Itu karena buaya jantan hanya kawin satu kali dengan satu betina seumur hidupnya.

Itu sebabnya dalam budaya Betawi, roti buaya biasa dibawa saat seserahan karena dikaitkan sebagai simbol kesetiaan terhadap pasangan. Namun, apa ada yang tahu sejarah roti buaya?


Sejarah Roti Buaya

Sejarah roti buaya bermula ketika datangnya bangsa Eropa ke Batavia. Dahulu, orang Eropa mengungkapkan tanda cinta dengan memberikan bunga kepada lawan jenisnya. Melihat hal tersebut, masyarakat Betawi tidak mau kalah dan berpikir untuk memberikan sesuatu sebagai simbol ungkapan perasaan kepada pasangan.

Kala itu wilayah Jakarta memiliki 13 sungai yang menyebar luas, dan di masing-masing sungai terdapat buaya. Masyarakat Betawi juga mengetahui bagaimana pola hidup buaya yang hanya kawin sekali seumur hidupnya, dan tidak kawin dengan buaya lain meskipun pasangannya mati maupun menghilang.

Oleh sebab itu, mereka memutuskan untuk membuat roti buaya sebagai ungkapan perasaan kepada pasangan mereka. Sama seperti orang Eropa yang mengungkapkan perasaan dengan memberi bunga. Dar pola hidup buaya itulah yang menjadikan roti buaya menjadi simbol kesetiaan.

Dalam adat Betawi, roti buaya dibawa saat acara pernikahan oleh pengantin laki-laki untuk diberikan kepada pengantin wanita. Roti yang diberikan tersebut dibuat sepasang, dimana yang betina ditandai dengan roti buaya kecil yang diletakkan di atas punggungnya atau di samping. Hal itu dimaknai sebagai kesetiaan berumah tangga sampai beranak cucu.

Selain kesetiaan, roti buaya juga dilambangkan sebagai simbol kesabaran karena buaya selalu bergerak tenang ketika mencari mangsanya. Makanan ini juga dianggap melambangkan kejantanan. Hingga kini, roti buaya masih diyakini sebagai bentuk kesetiaan dan dijumpai dalam acara pernikahan masyarakat Betawi.





Fakta Unik Roti Buaya

Ada fakta unik seputar roti buaya. Banyak orang yang menyantap roti buaya ketika hadir di acara pernikahan orang Betawi atau di acara spesial lainnya. Namun, apa kalian tahu kalau dulu roti ini dalam adat pernikahan Betawi hanya dijadikan sebagai simbol saja dan bukan untuk dikonsumsi.

Awalnya roti buaya dibuat dengan tekstur yang keras dan sengaja dibiarkan hingga membusuk. Itu karena dahulu roti buaya yang panjangnya mencapai 50 cm itu hanya dijadikan sebatas simbol dan pajangan semata saja. Ketika acara pernikahan selesai, roti buaya tidak dimakan melainkan akan disimpan di atas lemari dan didiamkan hingga membusuk. Hal ini digambarkan sebagai pasangan suami istri yang tetap bersama meskipun waktu terus berjalan.

Namun kini roti buaya disajikan dengan adonan roti yang segar dan lembut sehingga dapat dikonsumsi. Bahkan roti buaya pun dibagikan kepada kerabat yang belum menikah dengan harapan dapat segera menyusul untuk menikah. Dulu juga roti buaya hanya terbuat dari adonan roti biasa tanpa isi apapun. Namun, saat ini roti buaya sudah memiliki berbagai varian isi, seperti coklat, vanila, maupun stroberi.



Editor : hokijoin.today

Senin, 05 Juni 2023

6 Oleh-oleh Khas Jawa Tengah Paling Enak

 





Oleh-Oleh Khas Jawa Tengah – Anda ingin berkunjung ke Provinsi Jawa Tengah, salah satunya Semarang? Semarang memang merupakan kota terbesar ke-5 di Indonesia dan menjadi kota yang paling berkembang pesat di Pulau Jawa ini. Salah satu wujud kebangaan pra sejarah di Jawa Tengah yakni Candi Borobudur yang merupakan monumen Budha paling terbesar di dunia. Satu lagi Candi Prambanan yang ada di daerah Klaten yang merupakan kompleks Hindhu paling terbesar di seluruh Indonesia. Nah, berbicara tentang wisata yang ada di Jawa Tengah pastinya tidak akan luput dengan diimbangi makanan khas Provinsi Jawa Tengah. Ada banyak kuliner yang bisa Anda cicipi di Jawa Tengah.

Bahkan untuk mendapatkan oleh oleh khas Jawa Tengah sangatlah mudah, karena banyak sekali toko oleh-oleh yang menjual makanan khas Jawa Tengah sesuai apa yang Anda inginkan. Nah, penasaran apa saja oleh oleh khas dari Provinsi Jawa Tengah? Yuk simak ulasannya dibawah ini:


Ini dia rekomendasi oleh-oleh Khas Jawa

1. Lumpia Semarang




Menikmati lezatnya lumpia asli dari kota asalnya tentu akan tercipta sensasi tersendiri. Rasanya yang gurih dan renyah dengan isian rebung ayam membuat Anda tidak merasa lelah untuk mengunyahnya. Lantas bagaimana nasip keluarga Anda dirumah? Nah, pulang dari Semarang dengan membawa oleh oleh khas Jawa Tengah ini akan menjadi salah satu cara Anda untuk menunjukkan diri Anda selalu mengingat keluarga meskipun sedang berlibur ke Jawa Tengah. Untuk mendapatkan lumpia ini tidaklah sulit, Anda bisa datang langsung ke Gang Lombok daerah Pecinan Semarang.


2. Intip Solo




Anda suka dengan camilan ini? Intip adalah semacam kerak nasi yang proses pembuatannya harus dilakukan penjemuran terlebih dahulu hingga kering. Baru kemudian dilakukan dengan penggorengan yang menggunakan minyak yang cukup panas. Setelah itu, intip tersebut dibungkus rapi dengan tambahan gula merah atau garam untuk menambah cita rasa dari intip Solo tersebut. Namun ternyata intip Solo juga mempunyai banyak sekali varian rasa, diantaranya seperti gurih, asin, gula jawa dan manis. Makanan ini terbilang dari bahan yang alami tanpa adanya MSG.



3. Roti Ganjel Rel




Dari namanya makanan ini sudah terdengar aneh, tetapi roti ini memang jajanan oleh-oleh khas Jawa Tengah yang paling terpopuler. Meskipun namanya terdengar aneh, tetapi roti ganjel rel ini mempunyai rasa yang begitu khas dan istimewa. Bahan dasar pembuatan roti ini asli terbuat dari campuran tepung tapioka dengan kayu manis dan santan. Untuk memperindah tampilan roti tersebut, diberikan tambahan taburan wijen secara rata di atas roti ini. Untuk tekstur roti ini memang dibuat agak keras dan berwarna coklat yang mirip dengan bantalan rel KA. Jadi, sekarang anda sudah tahu bukan asal usul dari nama roti tersebut?


4. Wingko Babat


hokijoin.today


Anda tahu wingko babat? Wingko babat adalah sejenis makanan tradisional asli Jawa Tengah yang terbuat dari kelapa dengan campuran bahan-bahan yang lainnya. Di daerah Jawa Tengah, wingko babat berbentuk bundar dan begitu lunak semacam jenang dodol tetapi ada campuran kelapanya. Pada umumnya wingko babat dijual dengan bentuk bundar yang dibungkus kertas. Untuk kombinasi rasa wingko babat Jawa Tengah ditambah gula pasir agar tercipta rasa yang lebih manis dan juga lezat.





5. Kue Mochi




Kue ini terkenal asalnya dari negeri seberang, tetapi ternyata kue mochi terkenal sebagai oleh oleh khas Jawa TengahKue mochi asli terbuat dari tepung ketan yang di dalamnya terdapat isian gula dan kacang cincang. Tampilannya bulat-bulat kecil dan tekturnya kenyal dengan ditambahi taburan wijen pastinya akan menggoda pecinta kuliner yang melihatnya. Kue Mochi ini dibuat tanpa adanya tambahan bahan pengawet dan bisa bertahan hingga tujuh hari. Sehingga makanan ini sangat aman untuk dikonsumsi.


6. Bandeng Juwana




Bagi anda penggemar olahan menu ikan maka jika datang ke Semarang, Jawa Tengah wajib untuk datang ke Toko Bandeng Juwana yang beralamatkan di Jl. Pandanaran No.57, Semarang. Di toko tersebut anda seperti masuk dalam surganya olahan Bandeng yang super lezat. Olahan bandeng bisa anda jadikan oleh oleh khasJawa Tengah diantara seperti otak-otak bandeng, bandeng asap dan bandeng lunak. Selain anda bisa membawa pulang olahan bandeng tersebut, anda ternyata juga dapat menikmati sajian menu Bandeng Juwana di lantai ke-2 dan juga dapat mencicipi olahan sate bandeng, gudeg bandeng dan bandeng tauco. Menarik bukan?



Editor : hokijoin.today

Minggu, 04 Juni 2023

Rujak Cingur, Salad Khas Jawa Timur

 









Rujak Cingur menawarkan varian rasa  beragam. Rasanya gurih, pedas, dan manis dipadukan dengan tekstur cingur yang kenyal saat dicampur menjadi satu. Hidangan ini terkenal dengan perpaduan rasa kompleks dan harmonis, menjadikannya hidangan favorit di antara penduduk lokal dan pengunjung.
Rujak Cingur memang merupakan masakan tradisional dari Jawa Timur, khususnya populer di Surabaya. Nama uniknya berasal dari bahan utamanya yaitu "cingur" berarti "mulut" dalam bahasa Jawa. Hidangan ini biasanya menyajikan irisan mulut sapi rebus sebagai salah satu komponen utamanya.
Hidangan ini entah bagaimana telah menjadi hidangan yang saat pesta dan disajikan pada acara-acara besar seperti pertemuan atau perkawinan. Di Jawa Timur hidangan ini dapat ditemukan dengan mudah di beberapa restoran kecil atau tempat-tempat kelas atas.





Selain cingur, bahan lain yang umum terdapat pada makanan ini antara lain lalapan seperti ketimun, tauge, dan kangkung. Hidangan ini biasanya ditaburi dengan saus kacang  melimpah,  menambah cita rasa gurih dan nagih.
Selain itu, hidangan ini biasa dilengkapi dengan tahu goreng, tempe goreng, kerupuk udang, dan terkadang bahkan kentang rebus atau petis. Beberapa orang akan cenderung memakannya dengan lontong atau hanya dengan nasi biasa.
Hidangan segar tersebut biasanya dinikmati sebagai makanan pembuka yang menyegarkan dan mengenyangkan atau makanan ringan tersendiri. Namun, jika disajikan dengan lontong atau nasi, makanan tersebut akan menjadi lauk sempurna untuk diusajikan terutama saat cuaca panas.





Penambahan buah merupakan variasi penyajian dari makanan yang menyegarkan ini. Bberapa daerah akan menambahkan irisan buah ke dalam hidangan yang dilengkapi dengan saus kacang tersebut. Rasanya membuat makanan ini lebih bervariasi, tak hanya gurih dan segar, namun ada sedikit asam. 
Dengan perubahan rasa yang sedikit ekstrim, anehnya masakn ini seakin disukai dan dicari. Beberapa penjual akan menaruh irisan bengkuang segar, nanas, dan bahkan mangga mentah atau kedondong untuk menambah rasa. Buah ini akan memberikan sedikit rasa asam segar yang alami.
Baik dengan atau tanpa buah, Rujak Cingur berhasil mencuri hati masyarakat setempat dengan rasanya. Tidak dapat dipungkiri bahwa makanan ini menjadi salah satu makanan favorit masyarakat dimanapun dan kapanpun. (*)

Sabtu, 03 Juni 2023

5 Makanan Vrindavan Paling Enak Dan Terkenal Di Dunia, Minat Coba?

 







Kita pasti sudah tak asing lagi dengan makanan India. Ya, makanan asal negeri yang sering disebut Vrindavan itu memang terkenal enak dan kaya akan rempah-rempah. Makanan India sudah cukup terkenal di dunia. Kalian tahukah terkenal karena apa. Ya, karena rasanya yang enak. Hehe. Sebenarnya ada beberapa penyebab makanan India terkenal selain rasanya. Seperi keunikannya, namanya atau kehadirannya di film Bollywood.


Untuk itu, TS mempersembahkan daftar makanan India yang terkenal di dunia.


1. Samosa





Samosa tentu sudah tak asing lagi di telinga kita ketika mendengar makanan India. Makanan ini berupa gorengan berbentuk segitiga dengan isian sayur, daging dan kentang. Sekilas bagian luarnya mirip lumpia.

Biasanya makanan ini dimakan dengan dicocol saus hijau yang terbuat dari daun mint.


2. Laddu





Kali ini ada makanan manis. Laddu adalah kue berbentuk bola yang terbuat dari tepung dan gula. Makanan ini bisa divariasikan tergantung selera pembuatnya. Bisa ditambah kismismeses atau cokelat sekalipun.

Makanan ini biasanya muncul ketika acara penting seperti acara keagamaan dan sejenisnya.




3. Pani Puri





Nah, kalo ini terkenal karena suatu alasan yang kalian sudah tahu tentunya hehe. Pani Puri merupakan makanan berupa roti kopong yang diisi oleh adonan kentang dan dicelupkan ke kuah rempah.

Uniknya, makanan ini disajikan satu per satu langsung kepada pelanggannya.


4. Naan





Naan merupakan makanan berbentuk roti yang mirip seperti roti canai. Roti ini tipis dan biasanya orang memakan dengan merobeknya menjadi bagian-bagian kecil. Naan biasa disajikan dengan aneka saus rempah yang lezat dan bergiji.

Biasanya roti ini juga ditaburi wijen atau sesekali seledri.


5. Ayam Tandoori




Ayam Tandoori merupakan masakan ayam panggang yang sebelumnya sudah dilumuri oleh bumbu khusus. Bumbu ini beraneka ragam mulai dari bawang putih, jahe, lada India, masala hingga jahe untuk memberikan warna oranye kemerahan pada ayamnya.

Cita rasa ayam menjadi unik dan juga pedas.



Ya itulah yang bisa TS bagikan mengenai makanan India yang terkenal di dunia. Makanan-makanan ini juga sudah bisa kalian dapatkan di restoran-restoran India yang ada di Indonesia. Tenang, di sini tentunya lebih higienis dan bersih.


Bagaimana, tertarik mencoba yang mana nih?

Jumat, 02 Juni 2023

7 Makananan Khas Malang

 




Liburan tanpa kuliner rasanya kurang lengkap ya, SobiPeg. Apalagi jika Anda berada di luar kota, sayang rasanya jika tidak mencicipi  kuliner khas yang tersedia. Nah buat kamu yang sedang merencanakan jalan-jalan ke kota Malang, lengkapi momen liburanmu dengan menikmati aneka makanan legendaris di Malang!

Mulai dari makanan berat hingga jajanan pinggir jalan, Anda bisa makan semuanya sepuasnya dengan harga yang ramah  kantong. Hmm, kapan lagi dong, jalan-jalan ke dunia kuliner tanpa risih dengan dompet. Bukan? Yuk, ajak keluarga, teman, dan pasangan Anda untuk berlibur ke Malang. Selain menjelajahi tempat-tempat wisata populer, kamu juga bisa menyantap hidangan paling ikonik Malang di baris berikutnya! 

 

BAKSO MALANG 

 


Saat Anda berlibur ke Malang, kuliner yang paling banyak dicari adalah bakso. Kesuksesan Bakso Malang membuat masakan ini terkenal tidak hanya  di Malang tapi juga di kota lain. Banyak  pengusaha meatloaf yang beroperasi di Malang juga pindah ke kota lain dan membuka toko di sana.

Ciri khas dari bakso Malang adalah tersedianya berbagai macam menu seperti bakso goreng, bakso tahu putih, bakso paprika, bakso mercon, bakso seafood, bakso sum sum dan bakso gulung. Kaldu kemudian direbus lebih lanjut dan dicampur dengan rempah-rempah Indonesia.  


OREM-OREM 

 


Bicara soal keistimewaan Malang, daftar orem-orem wajib ditambahkan. Sepintas, sayuran ini mirip tempe lodeh. Meski bahan utama yang digunakan sama atau tempe, bedanya orem-orem disajikan dengan buntut rubah, ayam atau telur dan tauge rebus. Kemudian dicampur dengan tahu putih, santan kental dan  kaldu. Lebih enak lagi kalau makan orem-orem dengan perkedel kentang dan cookies.





MENDOL 

 


Seperti  orem-orem, masakan khas malang ini berbahan dasar tempe. Dalam bahasa Jawa, "mendol" berarti kepalan tangan. Ya, masakan ini dibuat dengan cara menekan adonan menjadi bentuk lonjong yang rapat. Lalu goreng hingga garing. Selain tempe, diperlukan bumbu lain seperti kenkur, bawang merah, ketumbar, daun jeruk, cabai merah dan cabai rawit. Masyarakat di Jawa Timur sering menyajikan Mendol sebagai cemilan saat berkumpul. 


SATE KELINCI 

 


Namanya mungkin terdengar agak ekstrim. Namun, sate kelinci sudah menjadi hidangan yang populer di kalangan masyarakat Malang - khususnya di daerah Batu. Seperti namanya, sate ini terbuat dari  daging kelinci. 

 Satu porsi sate kelinci biasanya terdiri dari 10 tusuk daging yang  dipotong kecil-kecil. Menemukan sate kelinci di Malang sangatlah mudah. Tidak hanya dijual di warung pinggir jalan, tetapi juga tersedia di banyak restoran 

 

Sate Gebug

 


Selain sate kelinci, ada satu jenis sate khas Malang yang sudah terkenal sejak zaman dahulu, yaitu sate gebug. Berbeda dengan sate biasa, sate ini terbuat dari potongan daging sapi  yang sangat tebal, yang kemudian ditumbuk hingga empuk. Dagingnya kemudian dilapisi dengan lapisan tipis kecap manis  dan dipanggang di atas arang sampai matang sepenuhnya. Proses memasak yang unik ini membuat  sate gebug terasa lebih nikmat saat disantap. 



NASI MAWUT 

 


Nasi mawut atau segomawut merupakan masakan khas Malang. Dengan memesan  nasi mawu seporsi, anda sudah bisa makan nasi, mie, telur, ayam dan  sayur iris dalam satu porsi. Karena isinya bervariasi dan terlihat berantakan, masakan ini disebut nasi mawut. Terasi, cabai, bawang putih dan bawang merah biasanya ditambahkan sebagai penambah rasa. Saat berkunjung ke Malang, Anda bisa mencicipi nasi mawu di  jalan.  


 CWIE MIE 

 


Saat pertama kali mendengar nama menu ini, mungkin yang terpikirkan adalah masakan cumi. Padahal, cwie mie adalah hidangan khas Malang yang disajikan dengan  ayam cincang  berwarna putih atau coklat muda, seperti yang sering terlihat pada masakan mi ayam. Kemudian mereka menambahkan wonton - sejenis pangsit -, selada keriting, bawang goreng, dan irisan seledri. Beberapa restoran bahkan menambahkan acar  dan acar cabai rawit.

Kamis, 01 Juni 2023

Rekomendasi Makanan Khas Bangka Belitung

 





Makanan Khas Bangka Belitung – Setiap daerah di Indonesia pastinya memiliki kebudayaannya masing-masing. Bukan hanya budaya saja, tetapi setiap daerah di Indonesia juga memiliki makanan khasnya masing-masing. Begitu juga daerah Bangka Belitung yang memiliki makanan khasnya. Lalu, apakah kamu sudah mengetahui makanan khas Bangka Belitung?

Bangka Belitung bukan hanya dikenal dengan keindahan lautnya yang sangat memesona, tetapi banyak hal di sana yang bisa menjadi destinasi wisata. Bangka Belitung itu sendiri termasuk ke dalam pulau Sumatera. Pada zaman dulu, pulau Bangka dan pulau Belitung termasuk ke dalam Sumatera Selatan.

Selain pantai dan wisatanya, ternyata Bangka Belitung juga dikenal karena kulinernya yang sangat lezat, mulai dari makanan ringan hingga makanan yang bisa dijadikan sebagai “buah tangan” atau oleh-oleh. Oleh sebab itu, apabila kamu berkesempatan liburan ke Bangka Belitung jangan lupa untuk mencoba makanan khas daerah sana.

Bahkan, kamu bisa mencoba berbagai macam cita rasa, mulai dari makanan khas Melayu hingga makanan khas Bangak Belitung itu sendiri. Beragamnya makanan khas Bangka Belitung ini bisa dikarenakan adanya berbagai macam bahan masakan, mulai dari rempah-rempah. Selain itu, disebabkan juga karena adanya pengaruh dari berbagai masyarakat, seperti masyarakat Sumatera Selatan dan masyarakat Tionghoa.

Oleh sebab itu, ketika mencoba makanan khas Bangka Belitung rasanya akan sangat kental dengan rempah-rempah, sehingga akan menambah nafsu makan. Apakah kamu pernah mencoba makanan khas Bangka Belitung?

Nah, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang makanan khas Bangka Belitung.


1. Lempah Kuning




Bagi kamu pencinta makan ikan tentu bisa mencoba makanan khas Bangka Belitung yang satu ini. Kuliner khas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Makanan yang satu ini bisa dibilang memiliki cita rasa yang khusus karena pada umumnya terbuat dari bahan utama ikan atau produk laut Bangka Belitung.

Makanan yang satu ini bisa dibilang salah satu makanan Bangka Belitung yang berbahan dasar ikan laut. Bahkan, makanan yang satu ini mudah kamu temukan. Hal ini karena Bangka Belitung dekat laut, sehingga makanan Bangka Belitung sudah sangat dikenal dengan hasil olahan lautnya

Makanan Lempah Kuning ini oleh masyarakat Bangka Belitung sering juga disebut dengan nama Ganga terutama di masyarakat di pulau Belitung. Makanan yang satu ini biasanya akan disajikan dengan kuah yang berwarna kuning, sehingga akan meningkatkan selera makan.

Adapun kuah dari makanan yang satu ini, seperti bawang merah, bawang putih, kunyit, cabai, dan, bahan-bahan rempah lainnya. Selain itu, ada juga yang memberikan potongan nanas. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan rasa segar pada masakan.

Adapun ikan yang digunakan pada masakan ini biasanya adalah ikan tenggiri atau ikan kakap merah. Oleh sebab itu, bukan hanya kuahnya saja yang nikmat tapi daging ikannya pun akan terasa nikmat. Terlebih lagi, apabila makanan ini dikonsumsi dengan nasi.



2. Belacan Belitung




Selain makanan yang berkuah, makanan khas Bangka Belitung juga ada yang dikenal dengan makanan Belacan. Bahkan, makanan yang satu ini, bukan hanya dapat dinikmati di Bangka Belitung saja, tetapi juga bisa dijadikan sebagai oleh-oleh.

Aroma dan cita rasa dari makanan yang satu ini bisa dibilang sangatlah khas. Oleh sebab itu, tak salah apabila banyak orang yang mencari makanan yang satu ini, apakah kamu salah satunya?

Makanan yang satu ini biasanya akan diberi bumbu tambahan dan juga sambal. Oleh sebab itu, ketika menikmati makanan yang satu ini, kamu akan merasa ketagihan. Bumbu yang khas ini merupakan ciri khas dari makanan ini. Selain itu, Belacan bisa dibilang salah satu olahan yang terbuat karena fermentasi hasil laut. Belacan itu sendiri sering ditemukan di desa Sijuk.


3. Rusip Bangka Belitung




Selain lempah kuning, makanan khas Bangka Belitung yang berkuah lainnya adalah Rusip, apakah kamu pernah mencobanya atau memasaknya di rumah? Selain itu, makanan yang satu ini bisa dibilang berbeda dengan belacan. Dikutip dari laman Pemerintah Daerah Bangka Tengah makanan khas Bangka Belitung yang satu ini adalah sejenis sambal yang terbuat dari ikan teri yang kemudian difermentasi dengan menggunakan garam, air gula aren, dan juga air kerak nasi.

Dikarenakan cara pembuatan yang khusus, maka makanan yang satu ini bisa dibilang mempunyai aroma yang sangat khas. Bahkan, sangat pas jika dikonsumsi dengan nasi. Akan lebih mantap lagi, apabila kamu menambahkan irisan cabai, perasan jeruk, dan juga bawang merah.


4. Mie Bangka Belitung




Siapa yang tidak kenal dengan mie apalagi mie ini sudah sangat dikenal oleh banyak orang atau bahkan sudah banyak orang yang menyukainya. Ternyata makanan mie ini bisa dibilang menjadi salah satu makanan khas Bangka Belitung. Salah satu mie yang menjadi makanan khas Bangka Belitung adalah mie Bangka Belitung.

Adapun yang membedakan mie Bangka Belitung dengan mie dari daerah lain adalah kaldu dari kuahnya yang dibuat secara khusus sesuai dengan cita rasa Bangka Belitung. Selain itu, mie yang satu ini biasanya disajikan dengan topping daging ayam, daging sapi, atau bahkan makanan laut.

Banyaknya topping ini akan menambah kenikmatan dalam menyantap mie. Jadi, kamu lebih suka memilih topping yang mana?




5. Mie Koba




Ternyata mie khas Bangka Belitung ada yang lain, yaitu mie koba. Apakah kamu pernah mendengar mie yang satu ini? Mie ini sendiri bisa dibilang sangatlah unik terutama pada kuahnya karena kuah dari mie ini terbuat dari kaldu ikan tenggiri.

Dalam pembuatannya, ikan tenggiri akan direbus yang kemudian akan digiling halus. Setelah itu, ikan tenggiri yang sudah dihaluskan akan direbus kembali dengan bumbu rempah-rempah khas Bangka Belitung. Adapun bumbu rempah-rempah yang biasa digunakan seperti, cengkeh, pala, kayu manis, ketumbar, dan sebagainya.

Bahkan, untuk meningkatkan cita rasa dari mie ini biasanya akan diberikan perasan jeruk kunci atau bisa juga perasan jeruk nipis. Dengan begitu, aroma amis pada ikan akan sedikit hilang, sehingga yang tidak suka bau amis ikan tetap nikmat ketika menyantapnya.


Demikian pembahasan tentang makanan khas Bangka Belitung. Setelah membaca artikel ini sampai selesai, semoga saja kamu jadi lebih mudah dalam memilih makanan khas Bangka Belitung ketika berkunjung ke sana.

4 Rekomendasi Kuliner Khas Ponorogo

   Kabupaten Ponorogo  bukan hanya dikenal dengan seni tari Reognya, tetapi juga dengan beragam kuliner khas yang menggugah selera. Berwisat...